Kamis, Mei 02, 2013

Pemerintah Selalu Bisa Menurunkan Harga BBM…


Kita mungkin memang lagi hidup di jaman yang serba tidak enak. Harga bahan pangan terus naik, harga bahan bakar terus melambung, ke-aneka ragaman hayati terus berkurang, hujan menimbulkan banjir, kemarau menimbulkan kelangkaan air dan pendek kata masih ada segudang keluhan lainnya. Tetapi ‘alhamdulillah ‘ala kulli haal, mestinya masih tidak kurang banyaknya yang bisa kita syukuri. Bagaimana caranya ?, salah satunya dengan ‘memahami’ apa yang sedang terjadi – contohnya pada harga BBM.

Jumat, April 26, 2013

Kurma Untuk Pengentasan Kemiskinan


Menurut pengakuan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Republika bulan lalu (04/03/2013), penurunan angka kemiskinan di Indonesia berjalan sangat lambat. “Sangat lambat. Salah satu penyebabnya karena tidak fokus dalam penanganannya” ungkap beliau di media tersebut. Data kemiskinan terakhir (September 2012) menunjukkan angka resmi kemiskinan ini masih berada di 28.59 juta orang atau 11.66% dari penduduk Indonesia. Menurut saya, salah satu penyebab lestarinya kemiskinan ini adalah karena kita salah makan !

Senin, Januari 14, 2013

Bermimpi dan Bekerja


Ada orang yang seharian bekerja, ada yang seharian bermimpi dan ada yang mengawali hari dengan bemimpi kemudian mengisi sisa harinya dengan bekerja untuk mewujudkan mimpinya. Salah satu dari tiga jenis orang ini pasti ada yang cocok dengan Anda, tetapi yang mana ?

Sabtu, Desember 08, 2012

Kendala Imaginer


Pernahkan Anda perhatikan bagaimana para pawang hewan sirkus mengendalikan hewan piaraannya ? gajah seberat 6 ton cukup diikat dengan rantai kecil dan ditambatkan di kayu yang rapuh. Harimau dan singa-pun cukup ditaklukkan dengan tongkat kecil yang dipegang pawangnya. Kok bisa ?, mengapa gajah tidak lari padahal dengan mudah dia bisa lakukan ? mengapa harimau dan singa sirkus tidak menerkam  padahal tongkat kecil si pawang akan dengan mudah bisa dilawannya ?

Sabtu, Desember 01, 2012

Pedagang Yang Memperoleh Cahaya


Cahaya Allah itu digambarkan sebagai cahaya di atas cahaya, seperti minyak terbaik dari zaitun terbaik yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, minyak yang seolah bercahaya meskipun belum dinyalakan apinya. Jalan menuju cahaya Allah ini diberikan kepada siapa saja yang dikehendakiNya, di antaranya adalah kepada para pengusaha dan pedagang. Tetapi pengusaha atau pedagang seperti apa yang akan mendapatkan petunjuk kepada cahayaNya ini ?

Kabar baik bagi para pengusaha dan pedagang muslim itu datangnya dari rangkaian ayat berikut :

Jumat, November 23, 2012

Hari Asyuro, Keutamaan dan Hukum-Hukumnya


Segala puji hanyalah milik Allah, sholawat dan salam semoga tercurah atas penutup Rosul-Nya dan orang terbaik dari para makhlukNya Nabi kita Muhammad shalallaahu ‘alaihi wassalam beserta para pengikut dan sahabatnya.
Kemudian setelah itu, dalam pembahasan ini kami akan memaparkan apa yang dijalani oleh ahlussunnah berupa sikap peneladanan dan pertengahan terkait dengan hari ‘asyuro’ serta apa yang dijalani oleh para ahli bid’ah dan kesesatan berupa sikap ekstrim, kasar dan menyimpang dari kebenaran. Dan juga apa yang dijalani oleh Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam berupa agama yang lurus terkait dengan hari ini.

Tinggalkanlah Keraguan


Ditulis Oleh Ustadz Abu Utsman Kharisman 
(Syarh Hadits ke-11 Arbain AnNawawiyyah)
عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَسَنِ بْنِ عَلِي بْنِ أبِي طَالِبٍ سِبْطِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَيْحَانَتِهِ رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ: حَفِظْتُ مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: دَعْ مَا يَرِيْبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيْبُكَ.
[رواه الترمذي وقال: حديث حسن صحيح]
Dari Abu Muhammad, Al Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib, cucu Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan kesayangan beliau radhiallahu ‘anhuma telah berkata: “Aku telah menghafal (sabda) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Tinggalkanlah apa-apa yang meragukan kamu, bergantilah kepada apa yang tidak meragukan kamu“.(HR. Tirmidzi dan dia berkata: Ini adalah Hadits Hasan Shahih)

Jumat, November 02, 2012

Kemakmuran a la Dajjal


Di awal Orde Baru tahun 1966, konon Indonesia berada di puncak keterpurukannya dengan pendapatan per kapita hanya US$ 200. Selama 32 tahun kemudian dengan tingkat pertumbuhan rata-rata di sekitar 5 % pendapatan per kapita itu tahun 1997 menjadi US$ 900. Lima belas tahun kemudian tahun 2012 sekarang ini pendapatan per kapita kita berada di kisaran US$ 3,250. Benarkah kita telah mengalami peningkatan kemakmuran yang luar biasa ?

Kamis, Oktober 25, 2012

Think the Unthinkable


Sejak kemenangan tentara sekutu dalam Perang Dunia II, banyak berkembang strategi bisnis barat yang diinpirasi oleh strategi perang dan intelligence. Jauh sebelumnya juga sudah terjadi para pebisnis timur belajar dari strategi perang China yang terkenal dengan Sun Tzu-nya. Apakah para pebisnis muslim bisa belajar dari para panglima perang di masa kejayaan Islam ? sangat bisa !