Selasa, Mei 08, 2012

Dengan Apa Kita Diunggulkan?

Ketika bangsa Romawi mulai bisa membangun jalan 500 tahun sebelum Masehi, mereka membangun jalan-jalan yang tidak terbayang panjangnya waktu itu. Tidak kurang dari 400,000 km jalan mereka bangun, 80,500 km diantaranya berpaving dan 29 diantaranya kategori highways. Segera mereka menjadi bangsa yang unggul karena pasukannya mampu bergerak cepat demikian pula dengan perputaran perdagangannya.
 
Sejak 4000 tahun sebelumnya, bangsa-bangsa yang menonjol pada masanya masing-masing yaitu bangsa Mesir dan China, mereka unggul karena mampu berproduksi dengan baik khususnya bahan pangan dan mampu pula mendistribusikannya dengan kapal-kapal mereka.

Selasa, Mei 01, 2012

Agar Semua Terasa Manis Dalam Hidup

Ada sekitar seratusan tanaman yang disebut dalam Al-Qur’an dan Al –Hadits yang memiliki khasiat penyembuhan. Sebagian dari tanaman ini sudah mulai kami dokumentasikan di www.shipha.com/indo untuk memudahkan pencarian berdasarkan penyakit, berdasarkan jenis tanaman dlsb. Salah satu buah yang berkhasiat sebagai obat tersebut adalah lemon, atau atrujjah atau Citrus medica L. Rasa lemon yang dianggap enak di Arab karena mereka sudah terbiasa, bagi yang tidak biasa memakannya langsung akan terasa sangat asam – itulah sebabnya dalam ungkapan Inggris untuk menggambarkan ke-masaman hidup orang mengungkapkannya dengan “when life gives you lemons…”.

Rabu, April 11, 2012

Muhammad Al-Fatih - Sejarah Islam Yang Terlupakan

Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II
Muhammad Al-Fatih atau Mehmed II

Bila di dalam sebuah ruang kelas seorang guru sejarah bertanya siapa yang tahu Muhammad Al-Fatih atau Muhammad II atau di barat lebih di kenal dengan Mehmed II ? Bisa dipastikan tidak ada yang mengangkat tangan. Tetapi bila sang guru bertanya siapa yang tahu Dracula ? Bisa dipastikan sebagian besar murid pasti akan mengacungkan tangan untuk berebut menjawab. Itulah ironi yang terjadi, bahwa generasi muda kita lebih mengenal superhero rekaan Barat dibandingkan pahlawaan yang sebenarnya.

Selasa, April 03, 2012

Menjadi Korban Atau Pemenang

Oleh : Muhaimin Iqbal 

Tidak peduli siapa diri kita, apa yang kita miliki, dalam strata sosial yang mana kita berada – semua memiliki hal yang sama, yaitu untuk memilih apakah kita mau menjadi korban atau menjadi pemenang. Karena semua memiliki haknya untuk memilih ini,  maka tidak jarang kita mendengar cerita heroik perjuangan hidup rakyat jelata – seperti tukang sampah Jakarta yang menghebohkan karena diberitakan di televisi asing misalnya.
  
Pada saat yang bersamaan kita juga sering mendengar keluh kesah pejabat dan wakil rakyat kita, tentang gajinya, tentang makanan kecil yang mereka makan sewaktu rapat, tentang fitnah yang dideritanya – pendek kata tentang apa saja mereka bisa mengeluh.

Menyikapi Kenaikan (Penundaan) Harga BBM

Kita tahu bahwa semua pasti akan merasakan kesulitan ketika BBM naik. Karena jika BBM naik, semua kebutuhan pokok akan ikut naik. Akan semakin tercekiklah rakyat jelata seperti kita-kita ini. Namun demikianlah kebanyakan orang dalam menghadapi masalah ini keliru. Semua ingin agar suaranya didengar oleh penguasa. Demonstrasilah yang jadi solusi. Tidak ada yang berpikir, kenapa pemimpin kita bisa memilih jalan untuk menaikkan BBM? Tidak ada yang mau merenung, apa betul presiden tercinta kita ingin menyengsarakan bahkan membunuh rakyatnya sendiri? Lalu kenapa tidak mau menyikapi hal ini dengan bersabar?

Kamis, Maret 29, 2012

Bertahan kala harga BBM naik

oleh Muhaimin Iqbal


Beberapa hari ini hampir seluruh kota besar Indonesia diramaikan oleh berbagai aksi demonstrasi menentang harga minyak yang konon akan segera naik. Terlepas dari apakah upaya menentang kenaikan tersebut akan membuahkan hasil atau tidak, tetapi yang jelas cepat atau lambat masalah energy ini memang harus bijak disikapi. Ada yang perlu disikapi secara nasional, biarlah ini menjadi urusan para pemimpin dan wakil kita untuk memutuskannya – mudah-mudahan mereka memutuskannya dengan hati. Tetapi ada juga yang keputusannya ada di tangan kita, mengapa tidak kita mulai memikirkannya ?.

Kamis, Maret 22, 2012

Saat-saat berakhirnya pengobatan kimiawi

oleh  Muhaimin Iqbal

Tadi malam saya dikirimi teman dari Malaysia sebuah artikel dari  harian The Star terbitan kemarin (19/03/12) dengan judul  “An End To Modern Medicine ?”.  Tidak main-main berita ini karena memuat peringatan serius dari  Head of WHO pekan sebelumnya tentang  pertumbuhan yang sangat pesat bakteri-bakteri yang antibiotic resistance . Obat-obat modern menjadi tidak lagi  berguna  melawan bakteri-bakteri yang semakin tahan terhadap segala jenis antibiotic ini.

Apa yang terjadi setelah bakteri-bakteri menjadi antibiotic  resistance ?

Jumat, Maret 16, 2012

Cemerlang Di Usia Muda, Kenapa Tidak?..

Oleh Muhaimin Iqbal   
  
Ketika Ibnu Sina berusia 17 tahun, dia diminta menyembuhkan Khalifah Nuh Ibn Al-Mansur – penguasa Dinasti Samaniah – karena ahli-ahli pengobatan yang ada saat itu tidak ada yang mampu melakukannya. Setahun kemudian pada usia 18 tahun dia sudah menguasai segala macam ilmu dari seluruh kitab-kitab yang ada di perpustakaan istana Samani yang sangat besar.  Karena kecemerlangan sedari muda ini, sepanjang hidupnya dia berhasil menyelesaikan sekitar 450 buku – yang paling terkenal adalah Al- Qanun fi at Tibb yang menjadi rujukan di sekolah-sekolah kedokteran dunia barat sampai berabad-abad kemudian. Pertanyaannya adalah, dimana Ibnu Sina belajar semasa kecilnya ?.

Kamis, Maret 08, 2012

Sedekah yang Afdhol

Dalam sebuah hadits terdapat penjelasan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai aktifitas bersedekah yang paling utama alias afdhol.
Tidak semua bentuk bersedekah bernilai afdhol. Bagi orang yang berusia muda dan sedang energik tentunya bersedekah memiliki nilai lebih tinggi di sisi Allah daripada bersedekahnya seorang yang telah lanjut usia, sakit-sakitan, dan sudah menjelang meninggal dunia.


Untuk itulah Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memberikan gambaran kepada ummatnya mengenai sedekah yang paling afdhol.