- Oleh : Muhaimin Iqbal
Minggu, Juni 01, 2014
Kecerdasan Kolektif
Senin, Mei 05, 2014
Pengentasan Kemiskinan Tahap Demi Tahap
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Kemiskinan merajalela di sekitar kita namun pada umumnya kita tidak melihatnya, mengapa ? Pertama kita tidak sensitif dalam mendeteksi gejalanya, dan kedua ada standar yang (di)bias(kan) dalam pengukurannya. Berdasarkan data BPS untuk tahun 2013 (per September 2013) misalnya, kemiskinan di negeri ini ‘hanya’ tercatat di angka sekitar 28.5 juta orang atau 11.47 % dari penduduk Indonesia. Padahal angka ini menggunakan garis kemiskinan di angka Rp 292,951 per kapita per bulan atau di sekitar angka US$ 1/kapita/hari, angka ini hanya kurang dari 1/10 nishab zakat !
Kamis, Mei 01, 2014
Anak dan Masa Depannya
Anak adalah harapan di masa yang akan datang. Kalimat ini seringkali kita dengar dan amat lengket di benak kita. Tak ada yang memungkiri ucapan itu, karena memang ia sebuah kenyataan bukan hanya sekedar ungkapan perumpamaan, benar-benar terjadi bukan sebatas khayalan belaka. Karenanya sudah semestinya memberikan perhatian khusus dalam hal mendidiknya sehingga kelak mereka menjadi para pengaman dan pelopor masa depan umat Islam.
Kamis, April 03, 2014
Mindset
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Tahun lalu produksi daging sapi nasional Indonesia hanya 430,000 ton atau sekitar 1.8 kg per kapita. Kalau datanya FAO menyebutkan konsumsi daging rata-rata kita adalah 10 kg per tahun per kapita, maka tambahannya perlu diisi dari daging ayam, kambing/domba dan tentu saja daging impor. Ini hanya sekedar untuk mempertahankan tingkat konsumsi daging yang sekarang, lantas bagaimana kita bisa meningkatkan konsumsi daging per kapita sama dengan rata-rata konsumsi masyarakat dunia yang sekitar 42 kg per tahun per kapita ? jawabannya ada di mindset !
Selasa, April 01, 2014
Yang Menundukkan Tidak Ditundukkan
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Dua kali dalam sepekan ini saya bisa merasakan langsung apa yang diderita saudara-saudara kita di Riau dan sekitarnya – yaitu rasa ‘ditundukkan’ oleh asap. Pertama adalah ketika gagal terbang dari Pekanbaru ke Jakarta, sehingga harus menempuh jalan darat untuk bisa terbang dari Padang ke Jakarta. Kedua adalah kemarin ketika sebuah seminar di Universitas Andalas terpaksa dibatalkan, karena pesawat yang seharusnya membawa saya dengan moderatornya – tidak bisa terbang juga karena asap. Mengapa manusia yang sesungguhnya diberi kemampuan untuk menundukkan bumi dan langit, malah tunduk dengan ‘asap’ dan sejenisnya ini ?
Rabu, Maret 26, 2014
Polusi Cahaya, Kubah Cahaya di Perkotaan
Penulis: Avivah Yamani
Di tahun 2012, program konservasi langit malam untuk dapat mereduksi polusi cahaya kembali dilaksanakan.Program tahunan tersebut diselenggarakan agar masyarakat dapat memahami dan menyadari pentingnya langit gelap di malam hari.
Tapi mungkin masyarakat sering bertanya polusi cahaya itu seperti apa sih? Karena toh dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita tidak benar-benar bisa merasakan akibatnya. Bahkan mungkin bentuknya pun tidak diketahui seperti apa. Dan memang yang lebih sering menuarakan problematika polusi cahaya ini adalah para astronom yang kehilangan langit gelap. Tapi, komponen yang satu ini juga penting bagi kehidupan manusia loh bukan cuma untuk astronom.
Sabtu, Maret 01, 2014
Menjadi Yang 1 %
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Dalam suatu hadits, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Manusia itu bagaikan seratus unta, hampir-hampir tidak engkau temukan satupun rahilah” (HR. Bukhari). Lantas apa rahilah itu ?, dia adalah unta yang enak untuk ditunggangi, kuat mengangkat beban yang berat, kuat untuk melakukan perjalanan yang sangat jauh dan enak pula dipandang mata. Yang demikian itu jumlahnya sedikit, tidak lebih dari 1 %.
Senin, Februari 10, 2014
Qur’anic Culinary…
- Oleh : Muhaimin Iqbal
Setiap hari ada sekitar 4.3 juta sel yang mati di dalam tubuh kita, ketika penggantinya lebih dari yang mati ini berarti tubuh kita masih mengalami pertumbuhan. Sebaliknya bila kita sudah mengalami proses penuaan, sakit dlsb. maka sel-sel baru yang terbentuk tersebut jumlahnya kurang dari yang mati. Dari mana datangnya sel-sel baru ini ? dari makanan yang setiap hari kita makan. Lantas bagaimana kalau yang kita makan salah dan pola makan-nya pun salah ? Di sinilah pentingnya kita menggunakan petunjuk yang benar dalam hal makanan sekalipun, baik yang terkait jenisnya, caranya, prosesnya, jumlahnya dan seterusnya.
Rabu, Januari 22, 2014
If You Control Food
India adalah negeri yang unique, profesi yang pada umumnya dianggap paling aman di dunia – yaitu petani – ternyata menjadi profesi yang mengerikan di negeri itu. Pasalnya adalah setiap 30 menit rata-rata, satu orang petani bunuh diri di negeri itu. Ribuan kilometer dari India, sebuah gudang super aman sedang dibangun di laut Barents dekat Arctic – 1,100 km dari kutub utara. Apa hubungan kedua cerita ini ?
Langganan:
Postingan (Atom)